Senin, 28 Oktober 2024

Vlog PembaTIK Level 4: Berbagi dan Berkolaborasi

Ibu ke pasar membeli itik

Tak lupa mampir ke warung nasi

Semangat belajar di program PembaTIK

‘Tuk jadi guru yang menginspirasi

 

Berawal dari keberuntungan saya lolos di program PembaTIK level 4, saya merasa hidup saya mengalami perubahan yang luar biasa istimewa. Di tengah hectic-nya jadwal mengajar yang saya miliki sebagai seorang guru SMK, saya pun menjalani serangkaian kegiatan berbagi dan berkolaborasi yang sungguh bermakna yang saya rangkum dalam sebuah vlog.

   

Vlog yang saya buat ini merupakan rangkaian kegiatan berbagi dan berkolaborasi yang saya buat. Sebagai seorang guru, tentunya kita dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan profil, minat, gaya belajar, kesiapan dan lingkungan belajar siswa. Untuk media pembelajaran, kita dapat memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar dan berbagai Platform teknologi lainnya.

Saya merancang inovasi pembelajaran kolaboratif berbasis TIK yang berjudul Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Learning Station Terintegrasi Teknologi dan mengimplementasikannya di kelas saya. Selanjutnya, saya melakukan berbagi praktik baik secara kolaboratif baik secara tatap maya maupun tatap muka. Saya berkeliling secara tatap maya di 2 komunitas belajar yang dikemas dalam bentuk webinar. Webinar pertama merupakan webinar wajib dan saya berkolaborasi dengan 2 rekan sahabat teknologi yang berasal dari kabupaten yang sama. Webinar ini diselenggarakan oleh komunitas Sahabat PembaTIK DIY yang mengangkat tema Learning with a Click: Pembelajaran Seru Berbantuan Teknologi. Ada 143 guru hebat yang membersamai kami di webinar ini. Cek cerita serunya di sini.

Webinar kedua merupakan webinar lintas propinsi yang terdiri dari sahabat teknologi DIY, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan Lampung. Webinar kedua ini diselenggarakan oleh Invisibar (Inovasi dan Inspirasi Siau Barat) yang mengangkat tema Inovasi Pembelajaran Seru Berbasis TIK dan Coaching bagi Rekan Sejawat. Ada 31 guru yang bergabung di webinar lintas propinsi yang diselenggarakan di malam hari ini. Bisa klik di sini untuk cerita apiknya.

Selanjutnya, saya berbagi praktik baik di acara Sharing Session di Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung dengan tema PBI Sharing Session “Sahabat Teknologi DIY Berbagi” yang dihadiri 128 mahasiswa. Klik di di sini jika ingin lihat cerita hebatnya.

Saya juga melakukan berbagi praktik baik di webinar yang dihadiri 80 peserta. Webinar ini diselenggarakan oleh JETA dan TEFLIN dengan tema Revisiting Technology in Assisting Language Learning. Paket lengkapnya ada di sini ya.

Selain itu, saya berkoordinasi dengan kepala sekolah untuk melakukan kegiatan berbagi praktik baik. Hal ini saya lakukan karena jadwal mengajar saya padat sehingga saya meminta arahan dari beliau. Karena agenda sekolah yang padat, kegiatan berbagi praktik baik secara tatap muka saya awali di satuan pendidikan tempat saya 5 tahun lalu bertugas. Saya berbagi praktik baik di SMAN 1 Karangmojo.  Saya berbagi tentang Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Model Learning Station Terintegrasi Teknologi yang saya kemas dengan nama BESTIE APIK bersama 20 guru hebat. Ada cerita kenangan di sini.

Selanjutnya, saya berbagi praktik baik dengan materi yang sama di satuan pendidikan tempat saya bertugas SMKN 1 Nglipar bersama 33 guru yang tergabung dalam komunitas belajar Eskasapar Learning Squad. Cerita lengkapnya ada di sini.

Sekolah tempat saya berbagi praktik baik berikutnya adalah SMA IKIP Veteran III Tambakromo. 17 guru membersamai saya dalam berbagi praktik baik. Ada ceritanya juga di sini.

Harapan saya dengan kegiatan berbagi praktik baik inovasi pembelajaran ini dapat menjadi inspirasi bagi rekan guru untuk mendesain dan menerapkan inovasi pembelajaran di kelasnya masing-masing. Demikian vlog selama saya mengikuti kegiatan berbagi dan berkolaborasi program pembatik level 4 tahun 2024. Semoga apa yang saya lakukan dapat menginspirasi bapak ibu guru semua.

Akhir cerita, guru adalah seniman tingkat tinggi. Belajar dari perjalanan selama mengikuti PembaTIK, guru harus terus belajar, berkreasi, berbagi, dan berkolaborasi sehingga dapat memberikan cerita indah dalam pengalaman belajar siswanya. Semua bisa menjadi guru yang baik, namun bisakah kita menjadi guru yang dapat menjadi inspirasi untuk siswanya? Kita tidak perlu tahu segala sesuatunya terlebih dahulu, kita hanya perlu mulai dari sekarang.

 

#BLPTKemendikbudristek 

#MerdekaBelajar 

#PembaTIK2024 

#SahabatTeknologiKemendikbudristek 

#PlatformMerdekaMengajar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Narrative Text

  Main Idea: 1.     sums up the text in one to two sentences 2.     includes important information from the text 3.     main idea = to...